“ALLĀH Ta‘ālā menyayangi orang-orang muttaqi (bertakwa). Takutlah semua setelah mengingat akan keagungan Tuhan. Dan ingatlah bahwa semua merupakan hamba-hamba Allāh. Janganlah berbuat aniaya terhadap siapapun.”
—Malfūzhāt I:9, London, 1984; penerjemah: MI
Tampilkan postingan dengan label Tuhan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tuhan. Tampilkan semua postingan
11 Maret 2015
29 Desember 2014
KEBUTUHAN saat ini bukanlah menggunakan pedang, melainkan penalah yang harus digunakan
“ANDA harus memahami betul bahwa kebutuhan saat ini bukanlah menggunakan pedang, melainkan penalah yang harus digunakan.
“Keragu-raguan terhadap Islam yang telah ditimbulkan musuh-musuh kita dan serangan yang disebabkan ilmu pengetahuan yang berbeda, telah menunjukkan kepada saya bahwa dengan bersenjatakan pena (tulisan), saya harus turun ke medan pertempuran, dan menunjukkan kepada mereka keberanian Islam serta kekuatannya yang menakjubkan.
“Keragu-raguan terhadap Islam yang telah ditimbulkan musuh-musuh kita dan serangan yang disebabkan ilmu pengetahuan yang berbeda, telah menunjukkan kepada saya bahwa dengan bersenjatakan pena (tulisan), saya harus turun ke medan pertempuran, dan menunjukkan kepada mereka keberanian Islam serta kekuatannya yang menakjubkan.
Label:
Al-Qur’ān,
islam,
jihad,
malfuzhat,
malfuzhat 1,
malfuzhat 1:7,
Tuhan
16 Juli 2014
AGAR iman tetap tegak, majulah dalam hal amal-amal saleh
...JADI, seseorang yang ingin menjaga agar imannya tetap tegak, maka dia hendaknya maju dalam hal amal-amal saleh. Ini merupakan perkara-perkara rohani. Dan dampak-dampak amal-perbuatan terjadi pada akidah. Orang-orang yang melakukan perbuatan-perbuatan buruk, lihatlah mereka. Maka, akhirnya, akan diketahui bahwa mereka itu tidak beriman pada Tuhan.
05 Agustus 2007
Luput Tidaknya "Pahala Puasa" Bagi Yang Tidak Puasa
SESORANG yang sepenuh hati bertekad untuk melaksanakan puasa, tetapi terhalang karena sakit yang yang diderita sedangkan hatinya sangat ingin mengerjakan puasa tersebut, ia tidak akan mahrum dari rahmat pelaksanaan puasa, dan para malaikatlah yang menggantikannya berpuasa. Hal ini merupakan suatu hal yang pelik. Jika seseorang merasa berpuasa itu sulit karena kemalasan rohaninya dan berkhayal bahwa ia sedang kurang sehat sehingga tidak boleh melewatkan waktu makan karena dianggapnya akan membawa berbagai penyakit, maka orang seperti ini jika menganggap rahmat Tuhan akan tetap berada di sisinya, sesungguhnya, ia tidak berhak atas pahala rohani apa pun.
--Malfûzhât Jilid IV, Additional Nazhir Isyaat London, 1984, halaman 258-260; The Essence of Islam Volume II, Islam International Publication Limited Surrey-UK, halaman 314-315; Penerjemah: Abdul Qayum Khalid.
--Malfûzhât Jilid IV, Additional Nazhir Isyaat London, 1984, halaman 258-260; The Essence of Islam Volume II, Islam International Publication Limited Surrey-UK, halaman 314-315; Penerjemah: Abdul Qayum Khalid.
Langganan:
Postingan (Atom)