“[ADALAH wajib bagi manusia] untuk tidak bersikap munafik.
“Misalnya, jika ada seorang Hindu (apakah itu penguasa ataupun pejabat) mengataan bahwa Rām (Tuhan orang Hindu—penerj.) dan Rahīm (Maha Penyayang) itu satu adanya maka pada kesempatan seperti itu janganlah bersikap mudahinah (mengiya-iyakan).
Tampilkan postingan dengan label Hindu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hindu. Tampilkan semua postingan
28 Desember 2014
Langganan:
Postingan (Atom)